Produk Bappeda  

Galeri Video  

Mengagas Tujuan dan Manfaat Sensus Penduduk

PDFCetakSurel

logo_sp2010Pada pertengahan bulan Mei 2010 lalu, tepatnya pada saat siang hari selepas pulang kerja, ada dua orang pria berpakaian biru muda lengkap bertopi sambil menenteng tas menyambangi rumah saya untuk melakukan sensus penduduk tahun 2010. Ketika saya tanya, apa yangg perlu saya siapkan untuk membantu proses sensus penduduk ini? Mereka cuma bilang cukup memberi keterangan secukupnya saja, lantas saya bertanya apakah ada pertanyaan tertulis yang perlu saya jawab ?.

Mereka menjawab tidak, karena tadi sudah tanya jawab dengan Ketua Rukun Tetangga (RT) telah cukup mewakili jawaban secara keseluruhan.  Setelah itu saya berpikir, sensus kok hanya cukup tanya jawab dengan ketua RT, bukankah slogannya “ pastikan anda dihitung “.  Kalau sensus penduduk hanya sesederhana itu logika berpikir saya menimbulkan sebuah pertanyaan, apakah cara-cara seperti itu berlaku umum dalam pelaksanaan sensus penduduk ditempat-tempat lain ?

Pertanyaan yang tersimpan dalam pikirannya saya masih menganjal, karena bayangan saya, setiap orang arau warga yang didatangi petugas sensus kan diberikan beberpa pertanyaan dan keterangan yang diperlukan sebanyak-banyaknya. Akan tetapi setelah saya menghadapi petugas sensus ternyata tidak serumit yang saya bayangkan sebelumnya. Berawal dari situ saya balik bertanya kepada petugas sensus mengenai apa itu sensus penduduk, hingga tujuan dan manfaat sensus.

Penjelasan singkat dari petugas sensus dapat kami pahami kurang lebihnya sebagai berikut : sensus Penduduk adalah keseluruhan proses pengumpulan, pengolahan, penyusunan, dan penerbitan data demografi, ekonomi dan sosial yang menyangkut semua orang/penduduk pada waktu tertentu di suatu negara atau wilayah. Sensus penduduk di Indonesia biasa disebut pencacahan penduduk atau cacah jiwa, yaitu pengumpulan data atau informasi yang dilakukan terhadap seluruh penduduk yang tinggal di wilayah teritorial Indonesia.

Secara umum, pelaksanaan Sensus Penduduk (SP2010) bertujuan menyediakan data dasar kependudukan terkini, baik dari segi jumlah maupun parameter kependudukan.    Secara khusus tujuan sensus adalah mengumpulkan dan menyajikan data dasar tentang penduduk, rumah tangga dan perumahan hingga tingkat administrasi yang terkecil (desa/kelurahan). Keterangan yang dikumpulkan meliputi: nama, umur, jenis kelamin, kelahiran, kematian, perpindahan, pendidikan, ketenagakerjaan, status perkawinan, dan beberapa karakteristik terkait perumahan.

Tujuan utama SP2010 adalah menghasilkan data dasar kependudukan untuk keperluan perencanaan pembangunan dan sistem perstatistikan nasional. Secara rinci tujuan utama SP2010 meliputi : Menyediakan data dasar kependudukan dan perumahan sampai dengan wilayah administrasi terkecil (desa/kelurahan).  Melakukan peremajaan peta wilayah (blok sensus dan desa /kelurahan) hasil pemetaan SP2000 atau membuat peta baru untuk wilayah-wilayah baru hasil pemekaran. Peta blok sensus dan peta desa/kelurahan merupakan salah satu instrumen yang digunakan untuk keperluan pencacahan SP2010 dan pencacahan sensus atau survei kependudukan lain sebelum pelaksanaan sensus berikutnya.

Tujuan khusus SP2010 adalah menghasilkan informasi kependudukan secara lebih rinci dan informasi lainnya untuk keperluan penghitungan berbagai parameter demografis, antara Angka Kelahiran, Angka Kematian, Angka Harapan Hidup dan lain sebagainya. Secara rinci tujuan khusus SP2010 mencakup paramater-parameter demografis yang meliputi Angka Kelahiran, Angka Kematian, Angka Harapan Hidup dan Angka Migrasi Penduduk. 

Sensus penduduk mencakup seluruh penduduk warga negara Indonesia (WNI) maupun warga negara asing (WNA) yang tinggal dalam wilayah teritorial Indonesia, baik yang bertempat tinggal tetap ataupun tidak bertempat tinggal tetap. Penduduk yang tidak bertempat tinggal tetap antara lain tuna wisma, pengungsi, awak kapal berbendera Indonesia, suku terasing, penghuni perahu/rumah terapung, tetap dicacah. Dimanapun ada penduduk selama di wilayah Indonesia, meskipun daerah terpencil ataupun sulit, petugas sensus akan mendatanginya.

Berdasarkan uraian diatas, tingkat urgensinya tujuan penyelenggaraan SP2010 diklasifikasikan menjadi dua kategori, yaitu tujuan utama atau pokok dan tujuan khusus. Tujuan utama SP2010 berkaitan dengan peran utama SP2010 sebagai dasar perencanaan pembangunan dan perencanaan sistem perstatistikan nasional. Sedangkan tujuan khusus SP2010 tambahan berkaitan dengan peranan SP2010 untuk menghasilkan berbagai parameter-parameter kependudukan untuk kebutuhan penyusunan proyeksi penduduk yang menjadi dasar dalam penyusunan perencanaan pembangunan jangka panjang.

Seperti kita ketahui kenyataan yang sebenarnya bahwa di saat ini sebagian masyarakat mulai pesimis kepada negeri ini. Berbagai jenis sensus telah dilakukan seperti sensus pertanian, ekonomi, kemiskinan, penduduk dan lain sebagainya, tetapi kenyataanya pengganguran masih banyak, lapangan kerja sempit, ekonomi masyarakat masih terpuruk, kesejahteraan tidak merata dan masih banyak lagi.  Apabila saya cermati, data sensus memang masih diperlukan meskipun mungkin dampaknya kadang tidak dirasakan secara langsung. Karena ibarat merencanakan sesuatu (pembangunan) pemerintah memang perlu data. Jangankan pemerintah, mahasiswa, perusahaan, peneliti dan kalangan lainnya saja perlu data sesuai dengan keperluan dan kepentingannya.

Pengalaman masa lalu permasalahan data penduduk mencuat pada pemilihan legislatif 2009. Daftar pemilih tetap (DPT) dianggap sebagian pihak bermasalah, ada yang merasa belum masuk DPT, ada pula yang muncul sebagai daftar nama fiktif.  Masalah penduduk sebelumnya juga mencuat saat digelontorkannya program bantuan langsung tunai (BLT). Riak masalah muncul ketika sebagian masyarakat yang merasa berhak mendapat BLT, tidak terdata sebagai rumah tangga miskin. Adapula yang salah sasaran.

Tetapi setidaknya kita semua berharap melalui sensus penduduk 2010 harus ada perubahan, sensus bukannya lagi sekedar meraih data kependudukan saja,  tetapi sudah harus di barengi dengan konsep kebijakan sebagai solusi yang telah terukur seperti misalnya kebijakan berupa pengentasan kemiskinan penduduk, setidaknya sensus bukan hanya mampu mengumpulkan data rakyat miskin saja, tetapi juga sudah berikut kebijakan yang akan diambil untuk pemecahan permasalahan rakyat miskin. Sehingga harapanya dengan konsep baru sensus penduduk, maka akan menjadi berarti dan memiliki signifikansinya terhadap agenda perubahan pembangunan negara untuk rakyat

Harapan lain, melalui sensus penmduduk 2010 setidaknya juga menjadi arah gerak pembangunan dan juga sebagai pemetaan laju pertumbuhan penduduk dan perkembangan kewilayahan dan bukan hanya menjadi agenda periodik yang lebih banyak menjadi bahan data normatif saja. bayangkan bila berbagai sensus yang terjadi terus seperti itu, apa yang bisa di harapkan dan kemudian berapa uang negara yang cukup besar menjadi percuma, kalau seperti itu sensus tidak akan ada gunanya.

Untuk itu sensus penduduk 2010 diharapkan pemerintah dapat melakukan proses perubahan menuju konsep baru sensus penduduk. Artinya ketika sensus penduduk telah mendapatkan data kependudukan maka seharusnya sudah satu paket bersamaan dengan dibuatnya kebijakan sebagai solusinya.  Bila benar sensus penduduk dijalankan dengan konsep perubahan yang baru, maka negara terlihat jelas arah pembangunannya mampu menunjukkan secara sistematis pada pencapaian menuju perlindungan, pencerdasan dan kesejahteraan bagi rakyat.


Oleh : Lamijan
Sumber : Majalah Gema Bersemi edisi 03/2010

 

   
traitement impuissance acheter viagra montreal
http://gev.industrie.gouv.fr/CACHE/well/... http://gev.industrie.gouv.fr/CACHE/well/...
viagra ordonnance ou pas cialis fabriqué en inde
achat veritable viagra 
acheter levitra pas chere 
levitra indien viagra quanto costa levitra acquistare
cialis billig comprar levitra contra reembolso achete viagra
vrai viagra compra de viagra sin receta cheeps generico viagra
  • levitra ou viagra cialis viagra levitra prix en france