Tips and Trik

Penyakit flu burung merupakan jenis influenza yang disebabkan oleh virus H5N1. Flu burung tidak hanya mengancam hewan unggas tetapi juga jiwa manusia. Penyakit ini dapat memicu penyakit saluran pernapasan akut yang dapat mengakibatkan kematian pada manusia.

Virus flu burung akan mati dalam suhu yang tinggi. Oleh karena itu, daging, dan telur harus dimasak dengan matang untuk menghindari penularan sebelum dimakan. Kebersihan diri perlu dijaga pula dengan mencuci tangan dengan anti septik. Kebersihan tubuh dan pakaian juga perlu dijaga.

A. Gejala Flu Burung

  1. Menderita ISPA
  2. Timbulnya demam tinggi (> 38 derajat Celcius)
  3. Sakit tenggorokan yang tiba-tiba
  4. Batuk, mengeluarkan ingus, nyeri otot
  5. Sakit kepala
  6. Lemas mendadak
  7. Timbulnya radang paru-paru (pneumonia) yang bila tidak mendapatkan penanganan tepat dapat menyebabkan kematian.

Tabel Klasifikasi Flu Burung

B. Cara  Penularan

  1. Menghirup Udara lebih dari 38 derajat celcius
  2. Bersentuhan dengan unggas yang terjangkit penyakit flu burung

C. Cara pencegahan
Berikut merupakan cara praktis mencegah penyebaran virus flu burung:

  1. Selalu jaga kondisi kesehatan tubuh Anda. Sebab virus influenza dapat bermutasi, sehingga mempercepat penyebaran virus. Ketika virus H5N1 bercampur dengan penyakit flu biasa, maka gabungan kedua virus influenza tersebut dapat mengakibatkan kondisi kesehatan semakin memburuk.
  2. Hindari kontak langsung dengan unggas liar, atau unggas yang dipelihara seperti ayam, itik dan angsa. Jagalah kebersihan makanan dan kandang hewan unggas Anda. Jika diketahui terdapat unggas yang mati akibat terinfeksi penyakit flu burung maka segera bakar dan kubur unggas tersebut. Kemudian laporkan kejadian pada aparat pemerintahan setempat, agar diikuti tindak lanjut pencegahan penyakit flu burung dari pemerintah.
  3. Hindari mengkonsumsi makanan hasil peternakan unggas seperti telor atau daging dalam keadaan setengah matang. Sebab virus flu akan mati jika kita memasak dengan menggunakan suhu 80°C ke atas. Lebih baik tidak membeli makanan di rumah makan atau restoran cepat saji, sebab Anda tidak mengetahui proses pengolahan makanan tersebut secara pasti.
  4. Cuci tangan Anda secara teratur dengan sabun selama 20 detik. Jika Anda batuk-batuk atau bersin-bersin gunakan masker untuk menghindari penyebaran virus. Sebab batuk atau bersin bisa menyebarkan virus dari tetesan mikroskopis di udara. Jangan menggosok mata, menggigit kuku, dan mengorek hidung atau telinga.
  5. Orang yang sedang melakukan perjalanan pada suatu tempat yang sedang mengalami pandemi flu burung, sebaiknya melakukan tindakan agresif untuk mencegah flu burung. Misalnya menghindari daerah yang terdapat banyak unggas seperti daerah pertenakan dan kebun binatang. Hindari tempat keramaian seperti mall, supermarket, kendaraan umum atau pasar. Selalu gunakan masker jika berinterakasi dengan orang lain.
  6. Jangan pernah berbagi barang pribadi dengan orang lain, seperti pisau cukur, handuk, sikat gigi, tempat makanan, gunting kuku hingga sapu tangan. Hal tersebut dilakukan untuk mencegah terinfeksi virus flu dari orang lain.
  7. Mencegah flu burung dapat dilakukan dengan vaksinasi, baik untuk unggas peliharaan dan manusia yang berada di sekitar unggas. Hal tersebut dilakukan untuk meningkatkan kekebalan tubuh terhadap virus H5N1.

Dokumen yang dibuat dengan Word sebelum versi 2013, tetap dapat dibuka dan diedit oleh Word 2013. Ketika Anda membuka sebuah dokumen di Microsoft Word 2013 yang dibuat dalam versi Word sebelumnya (97-2003, 2007 atau 2010), teks [Compatibility Mode] akan muncul di title bar. Compability mode ini  memastikan bahwa fitur-fitur terbaru di Word 2013 tidak akan disertakan dalam dokumen sehingga dokumen lama tetap dapat tersimpan sesuai dengan format Word sebelumnya (dan dapat dibuka di Word versi sebelumnya).

Membuka Dokumen versi lama di Word 2013

Tentu, dokumen yang dibuat dengan versi sebelum 2013, dapat dikonversi menjadi dokumen Word 2013. Proses konversi dapat dilakukan dengan dua cara:

    Klik File >> Info dan lanjutkan dengan klik Convert. - Gunakan cara ini, jika Anda tidak lagi memerlukan dokumen versi lama.


    Jika Anda masih memerlukan dokumen versi lama, gunakan menu File >> Save as, lalu pilih lokasi untuk menyimpan file tersebut.

 

Kamu masih pake Microsoft Office 2003 dan kadang kesulitan kalo kepingin buka file Microsoft Office 2007 seperti Word (docx), Excel (xlxs), Power Point (pptx)? Jangan keburu install ulang MS Office kamu ke versi 2007. Apalagi kalo komputer kamu termasuk yang masih memiliki spesifikasi yang pas-pasan. Bisa ngos-ngosan komputer kamu ngejalanin MS Office 2007. Lhaa... terus mungkin gini pertanyaan kamu : "Gimana donk solusinya kalo pengen buka file yang hanya bisa dibuka di MS Office 2007 ? Pernah nyoba download converter 2003 ke 2007 tapi hasilnya nggak memuaskan? Atau coba converter online? Hmm, kayaknya cara itu terlalu ribet.

Sebenarnya dari pihak Microsoft sendiri sudah membuat solusi yaitu dengan menyediakan MS Office Compatibility Pack yaitu FileFormatConverter. Klik disini buat download MS Office Compatibility Pack (FileFormatConverter) langsung dari Microsoft Dengan menginstall MS Office Compatibility Pack ini pada Microsoft Office 2000, Office XP, atau Office 2003, kamu akan dapat membuka, mengedit, dan menyimpan file menggunakan format file versi lebih baru Word (docx), Excel (xlsx), dan PowerPoint(pptx).

Paket Kompatibilitas juga dapat digunakan bersama-sama dengan Microsoft {jcomments off}Office Word Viewer 2003, Excel Viewer 2003, dan PowerPoint Viewer 2003 untuk melihat file yang disimpan dalam format baru ini. Sekarang biarpun di komputer kamu hanya terpasang MS Office 2003, setelah mendownload kemudian menginstall FileFormatConverter.exe tadi, kini dan selamanya sudah dapat membuka, mengedit dan menyimpan file docx, xlxs, pptx. Ya, hanya dengan menginstall FileFormatConverter.exe semua permasalahan bisa teratasi tanpa harus upgrade/install ulang MS Office ke versi 2007. Praktis dan mudah bukan?