Kemiskinan diharapkan turun 1,4 persen per tahunnya

Print

miskinLangkah pemerintah untuk mengentaskan kemiskinan dan memajukan daerah, dilakukan dengan berbagai cara. Terlebih sesuai dengan peraturan presiden nomor 7 tahun 2004 tentang renacana pembangunan jangka menengah nasional tahun 2004-2009 dnyatakan bahwa tahun 2009 jumlah penduduk miskin harus turun hingga 8,2 persen. Hal ini sama halnya untuk target nasional rata-rata penurunan Jumlah Penduduk miskin yang harus bisa menekan angka penurunannya sampai 1,84 persen atau sekitar 4 juta jiwa tiap tahunnya.

Dalam sambutan Bupati Grobogan, H.Bambang Pudjiono, SH dalam acara semiloka DPRD/SKPD Program Nasional Pemberdayaan masyarakt mandiri Perdesaan tahun 2009 Kabupaten Grobogan, mengatakan serangkaian langkah untuk menurunkan angka kemiskin yang mencapi 1,4 perse pertahun, merupaa hal yang tidak mudah. Pasalnya masalah emiskinan senantiasa berhubungan denan rendanya tingkat pendapatan, rendahnya kualitas gizi, kesehatan, dan tingkat pendidikan. Dengan demikian masayarakat harus digugah bahwa kemiskina bukanlah nasib atau takdir untuk mereka.

“Dengan upaya mengedepankan strategi pemberdayaan melalui PNPM tahun 2007, dan adanya kebijakan otonomi daerah sebagaimana yang diatur dalam UU nomor 32 tatuh 2004, pemerintah daera dengan diberikan kewenangannya akan mengelola dalam mengentaskan kemiskinan ini,”ungkapnya.

Terkait dengan realisasi bantuan pemberdayaan ini, dan sesuai denga misi PNPM Mandiri Perdesan yang merupakan salah satu program penanggulangan kemiskinan yang didesain dari kelemahan dan kekurangan untuk mencapai keberhasilan tahun sebelumnya. Dan dengan mengelola potensi daerah untuk mengatasi kemiskinan. Pemerintah telah memberikan bantuan kepada msyarakat Grobogan mulai tahun 1998-2009 sebanyak 108.200.000.000 (seratus delapan milyar dua ratus jut rupiah), baik untuk Simpan Pinjam Kelompok Perempuan (SPP), Usaha ekonomi produktif, peningkatan sector penidikan, kesehtan dan pembangunan sarana dan pra sarana di seluruh desa yang dilaksanakan langsung oleh masyarakat.

“Untuk mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteran rakyat secara menyeluruh, rencananya untuk kabupaten Grobogan tahun 2010 akan mendapatkan bantuan 47 milyar termasuk didalamnya dana daerah untuk urusan bersama (DDUB) sebesar 9.400.000.000,” ujar H. Bambang Pudjiono, SH. (eko)


Sumber : majalah gema bersemi edisi 01/2010

 

{fcomment}